Baru-baru ini saya melakukan survey dengan responden hampir 141 manajer dan eksekusi puncak di Indonesia. Temuannya ada lima faktor penyebab kegagalan implementasi strategi.
Pertama, komunikasi yang tak jelas menyangkut akuntabilitas dan tanggung jawab. Kedua, pertukaran informasi yang kurang baik antar individu ataupun antar unit yang bertanggung jawab atas implementasi strategi. Ketiga, strategi itu sendiri memang tidak jelas. Keempat, ketidakmampuan mengelola perubahan secara efektif atau menyelesaikan resistensi internal. Dan terakhir, kurangnya rasa memiliki atau keterlibatan staf kunci dalam menyusun strategi dan implementasinya. Yang tak kalah menarik, kelima hal tersebut juga dialami para manajer dan eksekutif di Amerika Serikat — hanya urutannya yang berbeda – sebagaimana dilaporkan Prof. Hrebiniak dari Wharton Business School.
Baca entri selengkapnya »